About Me

header ads

Mengatasi Trauma dan Depresi dengan EFT (Emotional Freedom Technique)

 

Gambar : Aziz Amin | Griya Hipnoterapi MPC

Brebes, 5 Maret 2025 | Hari ini saya dapat chat WA dari alumni kelas "Self Healing, Sehat dengan EFT" yang ada di Cirebon, inti pesannya adalah bahwa ada seorang klien yang bertanya tentang kondisi adiknya (sebut saja Bunga). 

Ia mengalami masa-masa sulit di masa remajanya akibat bullying dan tekanan mental. Selain itu, latar belakang keluarganya juga kurang mendukung, dengan seorang ayah yang memiliki kebiasaan buruk yang sering menjadi bahan ejekan teman-temannya.

Bunga sempat mengalami gejala depresi yang cukup parah, bahkan sampai menunjukkan perilaku seperti kesurupan, berbicara sendiri, dan sering mengurung diri di kamar. Berbagai pengobatan medis dan nonmedis sudah dicoba, termasuk terapi ke ustaz dan ruqyah. 

Setelah bertahun-tahun berjuang, akhirnya kondisinya membaik dan ia mulai membangun kehidupan yang lebih stabil dengan bekerja dan membantu usaha keluarga.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, gejala depresinya mulai muncul lagi. Beberapa kali ia mencoba bekerja di luar untuk mencari pengalaman baru, tetapi selalu mendapat atasan yang kurang baik—sering berkata kasar dan merendahkan. Situasi ini membuatnya kembali merasa tertekan dan tidak berdaya.

Pertanyaannya : apakah ada teknik atau terapi yang bisa membantu Bunga mengatasi trauma dan kecemasan yang kembali muncul ?, Apakah bisa menggunakan EFT (Emotional Freedom Technique) sebagai salah satu metode yang bisa digunakan untuk meredakan emosi negatif dan menstabilkan kondisi mentalnya.


Mengapa EFT?

EFT adalah teknik psikologis yang menggabungkan elemen dari terapi kognitif dan akupresur dengan cara mengetuk (tapping) titik-titik meridian di tubuh sambil mengucapkan afirmasi tertentu. Teknik ini telah banyak digunakan untuk mengatasi trauma, stres, dan berbagai gangguan emosional lainnya.

Berikut adalah panduan EFT yang bisa dilakukan oleh Bunga untuk membantu melepaskan trauma masa lalu dan memperkuat ketahanan mentalnya.


Langkah 1: Setup Statement (Pernyataan Awal – Karate Chop Point)

Langkah pertama dalam EFT adalah menetapkan niat untuk menerima diri sendiri meskipun ada perasaan negatif. Lakukan tapping di titik karate chop (samping tangan) sambil mengucapkan pernyataan ini:

"Meskipun aku pernah mengalami masa lalu yang sulit, merasa tertekan, di-bully, dan sering merasa tidak cukup baik, aku memilih untuk menerima diriku sepenuhnya dan membuka hati untuk kesembuhan."

"Walaupun aku pernah merasa sakit hati karena perlakuan orang lain, aku sadar bahwa aku berharga, aku kuat, dan aku pantas hidup dengan bahagia."

"Aku mengizinkan diriku untuk mulai melepaskan beban ini dan mengisi pikiranku dengan ketenangan dan kedamaian."

Ulangi tiga kali sambil terus mengetuk titik karate chop.


Langkah 2: Tapping untuk Melepaskan Energi Negatif

Setelah setup, mulailah mengetuk titik-titik EFT sambil mengungkapkan emosi negatif yang masih tersimpan:

  1. Alis: "Semua rasa sakit hati ini, aku masih merasakannya."
  2. Samping Mata: "Trauma masa lalu ini masih membayangi pikiranku."
  3. Bawah Mata: "Aku sering merasa tidak cukup baik, dan itu menyakitkan."
  4. Bawah Hidung: "Aku pernah merasa takut dan terjebak dalam kesedihan."
  5. Dagu: "Semua cemoohan, hinaan, dan luka batin ini sudah terlalu lama aku simpan."
  6. Tulang Selangka: "Aku ingin melepaskannya, tapi rasanya begitu sulit."
  7. Bawah Lengan: "Aku lelah membawa semua beban ini."
  8. Ubun-ubun: "Aku mengizinkan diriku untuk mulai melepaskannya sekarang."

Lakukan beberapa putaran hingga merasa lebih lega.


Langkah 3: Penerimaan Diri dan Penyembuhan

Setelah emosi negatif mulai mereda, gantilah dengan afirmasi positif yang memperkuat perasaan penerimaan dan penyembuhan:

  1. Alis: "Aku sudah cukup menderita, sekarang aku memilih untuk berdamai dengan masa lalu."
  2. Samping Mata: "Aku sadar bahwa apa yang terjadi bukan salahku."
  3. Bawah Mata: "Aku adalah pribadi yang kuat dan berharga."
  4. Bawah Hidung: "Aku pantas untuk merasa damai dan bahagia."
  5. Dagu: "Aku memilih untuk menerima diriku dengan segala kelebihan dan kekuranganku."
  6. Tulang Selangka: "Aku membiarkan energi penyembuhan mengalir dalam diriku."
  7. Bawah Lengan: "Aku lebih besar dari rasa sakitku."
  8. Ubun-ubun: "Aku layak menjalani hidup dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan."

Langkah 4: Penguatan Diri dan Empowerment

Di tahap akhir, gunakan afirmasi untuk membangun kepercayaan diri dan mental yang lebih kuat:

  1. Alis: "Aku lebih kuat dari yang aku kira."
  2. Samping Mata: "Aku belajar dari masa lalu, tapi aku tidak lagi terikat olehnya."
  3. Bawah Mata: "Aku memilih untuk mengisi pikiranku dengan hal-hal positif."
  4. Bawah Hidung: "Setiap hari, aku bertambah kuat, bijaksana, dan damai."
  5. Dagu: "Aku berhak untuk menjalani hidup dengan penuh kebahagiaan dan cinta."
  6. Tulang Selangka: "Aku mengizinkan diriku untuk bersinar dan tumbuh."
  7. Bawah Lengan: "Aku memilih untuk merawat diriku dengan penuh cinta dan penghargaan."
  8. Ubun-ubun: "Hari ini aku melepaskan beban lama dan membuka diri untuk kehidupan yang lebih baik."

Kesimpulan

EFT bisa menjadi alat yang sangat efektif untuk membantu mengatasi trauma, stres, dan kecemasan. Dengan latihan yang rutin, Bunga bisa mulai melepaskan beban emosionalnya dan membangun ketahanan mental yang lebih baik.

Saran saya, untuk melengkapi teknik ini dengan pola hidup sehat, seperti menjaga pola tidur, berolahraga ringan, dan melatih kesadaran diri melalui meditasi atau journaling. Jika kondisinya semakin memburuk, jangan ragu untuk mencari bantuan dari profesional, dan bisa dibawa ke Griya Hipnoterapi MPC Kabupaten Brebes.

Jika Anda mengalami situasi serupa atau membutuhkan bimbingan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi saya. Kita bisa mencari solusi terbaik bersama.

Aziz Amin | Wong Embuh
Trainer & Profesional Hipnoterapi
LKP MPC INDONESIA | Griya Hipnoterapi MPC